Thursday, April 28, 2016

Mars Kurir Paketan

Kata Kang Emil, walikota terkece yang pernah dimiliki Bandung, pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar.

Pekerjaan saya sekarang adalah seorang kurir paket sebuah perusahaan ekspedisi. Pekerjaan saya ini menyenangkan, bukan berarti saya hobi kirim paket, tentu tidak. Saya lebih suka terima daripada kirim paket. Tapi saya lebih suka ada di luar ruangan dibanding di dalam ruangan, di belakang meja, berhadapan dengan komputer. Mati gaya, atau istilah kerennya, The Dead of The Style.

Kalo nulis lain lagi ya, kan bisa dimana aja. Nulisnya gampang, niat kuat, eksekusi yang susah, hahahaha

Keliling kota pake motor punya sensasi sendiri, apalagi ketika kita punya misi. Yaitu misi mengantarkan paket!

Dan biar semangat, saya suka nyanyi. Lagu ini saya plesetin dari lagu The Rain-Terlatih Patah Hati. Belum ijin sih, tapi anggap aja dengan post ini, sekalian saya ijin, ijin ya abang... hehehe!

Mars Kurir Paketan

Kadang mulai pagi buta
Sampai selesai adzan isya
Tapi motor jalan terus
Sampe paket semua keurus

Terima kasih kalian
Wahai para pelanggan
Dari mulai langganan
Sampai yang kirim cuma sekali

Kepercayaan yang tlah diberi
Tak akan pernah kami khianati
Ooh!

Terus mondar-mandir
Kirim kesana-sini
Alamat kelewat
Muternya jauh lagi

Kalo siang kepanasan
(sudah biasa)
Sore hari kehujanan
(sudah biasa)
Kesasar itu pasti tapi kami tak akan berhenti

Dari perumahan mewah
Gang sempit yang bikin nangis darah
Digonggongin anjing galak
Yang penting nggak ada komplenan

Terima kasih kalian
Wahai para pelanggan
Dari mulai langganan
Sampai yang kirim cuma sekali

Kepercayaan yang tlah diberi
Tak akan pernah kami khianati
Ooh!

Terus mondar-mandir
Kirim kesana-sini
Alamat kelewat
Muternya jauh lagi

Kalo siang kepanasan
(sudah biasa)
Sore hari kehujanan
(sudah biasa)
Kesasar itu pasti tapi kami tak akan berhenti

Tanya sekuriti
Atau tanya Pak Haji
Titip keluarga
Tetangga kanan-kiri

Kalo siang kepanasan
(sudah biasa)
Sore hari kehujanan
(sudah biasa)
Kesasar itu pasti tapi kami tak akan berhenti

No comments:

Post a Comment