Friday, January 9, 2026

REINKARNASI : sebuah perjalanan dari seorang pemuda berbakat

Iziiin… mau tanya. Kira-kira di umur 16 tahun pada ngapain ya? Kalau anda biasanya main layangan, nyari belut, ngadu cupang, nelepon radio request lagu dan kirim-kirim salam. Artinya anda sudah tua! Hahaha! Tapi wajar, karena anak zaman dulu tidak terpapar teknologi seperti anak sekarang, karena memang nggak ada, hahahaha! Teknologi paling canggih mungkin Tamagochi, itu pun nggak semua orang tahu.

Nah anak sekarang sangat terpapar teknologi sehingga mereka lebih pintar dibanding anak dulu, tapi sayangnya banyak juga yang terjebak dalam teknologi. Scrolling tanpa henti, bikin konten yang sembarangan, dan sebagainya. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan sehingga muncullah jargon Indonesia Cemas, antithesis dari Indonesia Emas, sebuah cita-cita mulai yang dicetuskan oleh para pemangku jabatan, walaupun entah yang dipangku itu jabatan atau sesuatu yang lain.

Tapi tenang, selalu ada cahaya di ujung terowongan, selalu ada Pelangi setelah hujan, selalu ada ojol saat kelaparan tengah malam.

Diantara generasi yang tenggelam dalam teknologi, ada seorang pemuda yang… ZHAM! Jujuuur… ini pemuda ZHAM banget! Beda dengan anak-anak seusianya, walaupun mungkin dia juga main sosmed juga, atau termasuk bocil tekno juga. Tapi percaya deh, dia ini ZHAM banget!

Perkenalkan. BINTANG.



Siapa sih Bintang ini?

Bintang yang punya nama lengkap Bintang Putra Sugiatno, seorang pemuda berumur 16 tahun, yang bukan sekedar tukang genjreng gitar atau gebak-gebuk drum, tapi juga seorang penyanyi, dan bukan hanya penyanyi, dia juga composer, pencipta lagu, dan pengarah aransemen.

Bayangkan, anak sekecil itu berkelahi dengan komposisi! ZHAM!!!

Sebenarnya wajar ketika Bintang tumbuh menjadi musisi berbakat, karena memang dia tumbuh di lingkungan keluarga yang juga dekat dengan dunia musik sehingga kayaknya sedikit banyak berpengaruh kepada sisi musikalitasnya. Makanya dia pernah bilang dia suka membuat aransemen sendiri karena bisa membuat aransemen lebih megah dan lebih memuaskan. Keren!

Dan ternyata belum lama ini, Bintang merilis sebuah karya, sebuah lagu yang berjudul “Reinkarnasi”. Lagu apa dan seperti apa lagunya? Dari judulnya agak-agak mistis, filosofis gitu ya? Apakah lagu ini berisi mantra-mantra? Atau rahasia alam semesta?

 

TENTANG REINKARNASI.

Kalo kita lihat musik-musik yang viral sekarang, kungkin tidak ada lagu yang se-“filosofis” ini ya. walaupun Bintang sendiri sebagai pencipta lagunya mengakui kalau proses pembuatan lagunya dimulai dari membuat lirik yang tiba-tiba muncul di otaknya.

Single perdana Bintang yang berjudul "Reinkarnasi" menjadi pembicaraan hangat segera setelah dirilis pada Oktober 2025. Bagi seorang remaja berusia 16 tahun, pemilihan judul "Reinkarnasi" tergolong sangat berani dan filosofis. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang siklus kelahiran kembali dalam arti mistis, walaupun sisi mistis ingin ditunjukkan juga karena dia merasa anak-anak sekarang jauh dari sini “mistis” dan spiritual ini, melainkan sebuah metafora tentang pertumbuhan spiritual dan mental seseorang.

Pantesan bocah-bocah sekarang pada overthinking ya, jauh dari spiritualitas.

Secara lirik, "Reinkarnasi" menggambarkan proses transformasi diri. Bintang mengajak pendengarnya untuk merenung tentang bagaimana kegagalan atau masa lalu yang kelam bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah gerbang untuk "lahir kembali" sebagai versi diri yang lebih tangguh dan bijaksana.

Dari sisi musikalitas, lagu ini menawarkan aransemen yang megah sesuai dengan kesukaan Bintang tentunya. Penggunaan instrumen seperti biola dan piano memberikan sentuhan sinematik, sementara vokal Bintang yang khas memberikan emosi yang jujur. Diproduseri oleh Heru Sugiatno, which is adalah ayahnya sendiri, lagu ini berhasil menyeimbangkan idealisme seni dengan selera pasar musik modern yang haus akan sesuatu yang segar.

Dan tenang aja, lagu ini bisa dinikmati di semua platform musik yang ada di Indonesia.

 

VIDEO KLIP

Yes, video klip. Lagu Reinkarnasi tidak hanya tersedia secara audio, tapi juga secara visual. Keseriusan Bintang dalam berkarya terlihat dari penggarapan video klip "Reinkarnasi". Visual yang ditampilkan bukan sekadar pelengkap, melainkan sebuah narasi visual yang memperkuat pesan lagunya. Kehadiran video klip ini di platform YouTube menjadi gerbang awal bagi audiens di luar Bandung untuk melihat potensi besar yang dimiliki oleh Bintang sebagai seorang seniman visual sekaligus musisi.

Video klipnya berupa animasi yang memvisualisasikan cerita tentang Reinkarnasi ini. Video ini memiliki jalan cerita yang berbentuk animasi, selain juga ada bagian Bintang yang perform, tapi sisanya berbentuk animasi. Dan ngomong-ngomong soal animasi, mungkin pertama kali melihat videonya, kalian akan mengira video ini dibuat dengan menggunakan AI.

BHAAP!! Enggak dong! Percaya atau tidak, di tengah gempuran AI yang merajalela, vido klip Reinkarnasi ini, murni dikerjakan oleh para animator lokal alias hasil karya anak bangsa.

Iya, nggak salah baca kok, animasi yang ada di dalam video ini dikerjakan sendiri oleh tangan-tangan berbakat anak-anak bangsa. Ya memang nggak sendiri sih, satu tim, tapi maksudnya kan… ya paham lah ya, ga usah di inikan kali apanya itu, yang penting kita sama-sama anu soal anunya ini, iya dong?

Sebenarnya nggak ada masalah juga sih kalaupun pake AI. Tapi ya kita tahu lah hasil AI memang bagus, tapi kurang rasa, tidak berjiwa. Nah penggunaan animasi ini memberikan jiwa dalam lagu Reinkarnasi ini, selain juga sebagai sebuah statement dukungan terhadap ekosistem kreatif dalam negeri. Sebuah langkah kecil tapi sangat bermakna.

Video klipnya bisa ditonton di sini ya

Di antara gempuran lagu jedag-jedug yang membanjiri lini masa, terus terang mendengarkan lagu seperti ini agak-agak nyegerin juga sih. Apalagi secara aransemen juga bagus, mengingatkan ke musik di era awal 2000an.

Mungkin udah ada yang gatel pengen kenalan sama Bintang? Boleh dong. Langsung follow saja IG Bintang di sini

Sekarang pertanyaannya begini. Kalian kalau reinkarnasi, pengen jadi apa? Tokoh yang mengubah dunia? Binatang eksotis penuh aura mistis? Menjadi bintang yang dikagumi orang? Atau menjadi batu yang hanya diam dan masa bodoh dengan kondisi dunia?

 

 

  

No comments:

Post a Comment